Filosofi Libur dalam Surat Edaran Mendikdasmen No.14 Tahun 2025. Antara Hak Istirahat dan Tekanan Produktivitas
Kontroversi libur sekolah 2025 – larangan PR berlebihan sebagai bentuk perlawanan terhadap pendidikan yang terlalu instrumental.
Kontroversi libur sekolah 2025 – larangan PR berlebihan sebagai bentuk perlawanan terhadap pendidikan yang terlalu instrumental.
Dalam mekanisme permainan, terdapat cermin bagaimana kita belajar tentang aturan, pilihan, konsekuensi, dan kerja sama—inti dari bagaimana kita memahami dan mengarungi kehidupan yang lebih luas
Sinergi dalam literasi bukan soal siapa yang memimpin, melainkan siapa yang bersedia berjalan bersama
“Tata cahaya dan panggung adalah logika dari estetika. Tanpa logika, estetika hanya menjadi ilusi yang rapuh. Di sini, kami menemukan nalar di balik keindahan.”
Peran guru SMK dalam mencetak ‘filsuf-filsuf praktis’ yang menguasai cara kerja mesin-mesin ekonomi digital
Festival ini adalah kritik terhadap dikotomi ilmu. Di sini, ilmu humaniora yang abstrak (puisi) dan ketrampilan tangan yang konkret (gerabah) berdialektika, menciptakan sintesis pengetahuan yang utuh dan membebaskan
Dari Gudang Buku ke Agora Modern, Perpustakaan sebagai Ruang Publik yang Memerdekakan.
Infrastruktur Literasi, Jembatan antara Akses dan Pemberdayaan.
“Pendidikan kesetaraan adalah pintu darurat bagi mereka yang terlempar dari sistem, sebuah pengakuan bahwa jalan menuju pengetahuan haruslah jamak, bukan tunggal.”
Penekanan pada tindakan nyata (melukis langsung) sebagai cara terbaik memahami teori dan menguatkan kreativitas, bukan hanya sekadar wacana.
Proses verifikasi dan validasi dilihat sebagai upaya mendekonstruksi makna “akreditasi”. Ini bukan sekadar mematuhi standar (sebagai bentuk bio-power atau kuasa atas institusi), tetapi membongkar jarak antara data (the text) dan realitas (the context). Tindakan asesor yang memberikan solusi dan arahan adalah upaya membangun makna baru yang lebih otentik, menggeser kuasa dari sekadar penghukuman menjadi pemberdayaan
Hasil dan Materi Pelatihan Peningkatan Kompetensi TAS di BGTK Provinsi Lampung Tahun 2025
“Jangan tanyakan apa yang literasi berikan padamu, tapi tanyakan apa yang bisa kamu berikan untuk literasi. Karena setiap langkah kecil hari ini adalah lompatan peradaban esok hari.”




| S | S | R | K | J | S | M |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | |||
Sorry. No data so far.











Komentar Terbaru