Merayakan Keberagaman Jalan Belajar, Narasi Akhir Tahun PKBM Ronaa Metro
Mengapresiasi pluralitas metode dan ruang belajar yang diciptakan
Mengapresiasi pluralitas metode dan ruang belajar yang diciptakan
Implementasi Kebijakan Digitalisasi Pendidikan di Tingkat Akar Rumput.
Festival ini adalah kritik terhadap dikotomi ilmu. Di sini, ilmu humaniora yang abstrak (puisi) dan ketrampilan tangan yang konkret (gerabah) berdialektika, menciptakan sintesis pengetahuan yang utuh dan membebaskan
“Pendidikan kesetaraan adalah pintu darurat bagi mereka yang terlempar dari sistem, sebuah pengakuan bahwa jalan menuju pengetahuan haruslah jamak, bukan tunggal.”
Proses verifikasi dan validasi dilihat sebagai upaya mendekonstruksi makna “akreditasi”. Ini bukan sekadar mematuhi standar (sebagai bentuk bio-power atau kuasa atas institusi), tetapi membongkar jarak antara data (the text) dan realitas (the context). Tindakan asesor yang memberikan solusi dan arahan adalah upaya membangun makna baru yang lebih otentik, menggeser kuasa dari sekadar penghukuman menjadi pemberdayaan
Seni bukan untuk dipamerkan, tapi untuk dipahami, karena di dalamnya manusia belajar menjadi manusia. *Tubaba Art Festival 2025*
Dari ”Cogito Ergo Sum” Menuju Aku Beraksi Maka Aku Ada.
Optimalisasi Platform Digital untuk Meningkatkan Kualitas Layanan PNF
Hasil dan Materi Pelatihan Peningkatan Kompetensi TAS di BGTK Provinsi Lampung Tahun 2025
“Strategi Pemerintah Daerah Tingkatkan Minat Baca melalui Festival Literasi yang Kreatif”
“Diskusi dan kolaborasi yang berkelanjutan bukan hanya sebuah agenda, tetapi adalah napas dari setiap upaya membangun masyarakat yang cerdas dan berperadaban.”
“Literasi informasi adalah tameng di era digital; bekal untuk tidak hanya mengonsumsi informasi, tetapi juga mencernanya dengan bijak dan menyebarkannya dengan bertanggung jawab.”
“Akreditasi bukanlah tentang dokumen yang sempurna, tetapi tentang praktik pembelajaran yang bermakna dan mengubah hidup.”




| S | S | R | K | J | S | M |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | |
Sorry. No data so far.











Komentar Terbaru