Literasi
TBM Ronaa ikuti Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

TBM Ronaa ikuti Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Salam sejahtera dan salam bahagia Sobat Mina

Tabik Pun!

Metro, 17 November 2025 — Kelurahan Hadimulyo Barat menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) pada Senin, 17 November 2025, bertempat di Aula Kelurahan Hadimulyo Barat. Acara yang dimulai pukul 17.30 WIB hingga selesai ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan, perangkat kelurahan, pengelola perpustakaan, serta perwakilan masyarakat. Salah satu peserta yang hadir adalah Renita yang mewakili TBM Ronaa, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan layanan literasi berbasis masyarakat.

TPBIS 2025 oleh Pustekom RLCS

Program TPBIS merupakan inisiatif Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan peran dan fungsi perpustakaan melalui pendekatan berbasis inklusi sosial. Pendekatan ini menekankan perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat serta ruang publik yang terbuka bagi siapa pun tanpa membedakan gender, agama, suku, maupun ras.
Dalam sosialisasi ini, peserta mendapatkan penjelasan mengenai tiga strategi utama penerapan perpustakaan berbasis inklusi sosial, yaitu:

  1. Strategi peningkatan layanan informasi, melalui penyediaan koleksi yang relevan serta akses terhadap sumber informasi lain seperti layanan internet dan buku digital.
  2. Strategi pelibatan masyarakat, yang menempatkan masyarakat sebagai mitra dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan perpustakaan.
  3. Strategi advokasi, yang menyasar berbagai pihak seperti kelurahan, UMKM, komunitas, lembaga pendidikan, dan unsur masyarakat lainnya guna memperluas dampak layanan perpustakaan.
    Melalui program TPBIS, Perpustakaan Nasional bekerja sama dengan pemerintah daerah mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga desa. Diharapkan program ini dapat memberikan manfaat langsung dalam meningkatkan kemampuan literasi, keterampilan, dan potensi diri masyarakat untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM).
    Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah awal bagi Kelurahan Hadimulyo Barat dalam mengoptimalkan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat berbasis inklusi sosial. Dengan adanya kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, perpustakaan diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga.

Artikel Lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chatbot AI Free Modelsx
Chatbot