TBM Ronaa Metro Jadi Narasumber pada Lokakarya Pengembangan Program Penggerak Literasi Provinsi Lampung
Sinergi dalam literasi bukan soal siapa yang memimpin, melainkan siapa yang bersedia berjalan bersama
Sinergi dalam literasi bukan soal siapa yang memimpin, melainkan siapa yang bersedia berjalan bersama
Peran guru SMK dalam mencetak ‘filsuf-filsuf praktis’ yang menguasai cara kerja mesin-mesin ekonomi digital
Festival ini adalah kritik terhadap dikotomi ilmu. Di sini, ilmu humaniora yang abstrak (puisi) dan ketrampilan tangan yang konkret (gerabah) berdialektika, menciptakan sintesis pengetahuan yang utuh dan membebaskan
Dari Gudang Buku ke Agora Modern, Perpustakaan sebagai Ruang Publik yang Memerdekakan.
Infrastruktur Literasi, Jembatan antara Akses dan Pemberdayaan.
Penekanan pada tindakan nyata (melukis langsung) sebagai cara terbaik memahami teori dan menguatkan kreativitas, bukan hanya sekadar wacana.
35 penggerak lintas generasi dan lintas iman mengikuti Workshop Penggerak Kawasan Gaharu Lampung
Ketika Pendidikan Lebih Sibuk Menyambung Wi-Fi daripada Menyambung Logika
Merawat Oase Pengetahuan di Tengah Gemuruh Zaman
Mencari Mata Air Pengetahuan dalam Gurun Informasi
Menjaga Orisinalitas Intelektual: Tantangan Nalar Kritis di Era Generatif AI.
“Jangan tanyakan apa yang literasi berikan padamu, tapi tanyakan apa yang bisa kamu berikan untuk literasi. Karena setiap langkah kecil hari ini adalah lompatan peradaban esok hari.”
“Literasi bukan perjalanan sendirian—ia tumbuh dalam pertemuan, berbagi cerita, dan semangat yang menyebar dari kota hingga kampung.”
















Komentar Terbaru