DISPUSARDA KOTA METRO SELENGGARAKAN SOSIALISASI PENDATAAN PERPUSTAKAAN 2025, PERKUAT BASIS DATA LITERASI DAERAH
Infrastruktur Literasi, Jembatan antara Akses dan Pemberdayaan.
“Jangan jadikan agama, seni, atau ideologi sebagai tameng kemalasan. Yang benar sejati tidak butuh pembelaan; ia hanya butuh dibuktikan.”
Baca Kuy!“Proses tetap, model menyesuaikan. Itu bukan kekakuan, melainkan bentuk dukungan paling konkret dari negara.”
Baca Kuy!
Infrastruktur Literasi, Jembatan antara Akses dan Pemberdayaan.
“Pendidikan kesetaraan adalah pintu darurat bagi mereka yang terlempar dari sistem, sebuah pengakuan bahwa jalan menuju pengetahuan haruslah jamak, bukan tunggal.”
Penekanan pada tindakan nyata (melukis langsung) sebagai cara terbaik memahami teori dan menguatkan kreativitas, bukan hanya sekadar wacana.
Proses verifikasi dan validasi dilihat sebagai upaya mendekonstruksi makna “akreditasi”. Ini bukan sekadar mematuhi standar (sebagai bentuk bio-power atau kuasa atas institusi), tetapi membongkar jarak antara data (the text) dan realitas (the context). Tindakan asesor yang memberikan solusi dan arahan adalah upaya membangun makna baru yang lebih otentik, menggeser kuasa dari sekadar penghukuman menjadi pemberdayaan
Seni bukan untuk dipamerkan, tapi untuk dipahami, karena di dalamnya manusia belajar menjadi manusia. *Tubaba Art Festival 2025*
35 penggerak lintas generasi dan lintas iman mengikuti Workshop Penggerak Kawasan Gaharu Lampung
Gladi TKA 2025, Simulasi Intelektual untuk Pemikir Kritis
Dari ”Cogito Ergo Sum” Menuju Aku Beraksi Maka Aku Ada.
Optimalisasi Platform Digital untuk Meningkatkan Kualitas Layanan PNF
Hasil dan Materi Pelatihan Peningkatan Kompetensi TAS di BGTK Provinsi Lampung Tahun 2025
Ketika Pendidikan Lebih Sibuk Menyambung Wi-Fi daripada Menyambung Logika
Merawat Oase Pengetahuan di Tengah Gemuruh Zaman
Mencari Mata Air Pengetahuan dalam Gurun Informasi
Komentar Terbaru