
Gelar Pementasan Monolog Keliling, Sukses Hibur Warga Kota Metro
Salam Sejahatera dan salam bahagia sahabat diktara.
Tabik pun.
[Liputan Budaya | Metro, 3 September 2023] Tim Kampung Literasi turut menyemarakan Gelaran Budaya Pementasan Teater Monolog. Monolog Keliling sukses memukau Warga Kota Metro pada Minggu Malam, 3 September 2023 Waktu setempat. Pementasan yang bertajuk monolog Keliling ini disuguhkan oleh Teater Kurusetra UKMBS Universitas Lampung di Gedung Nuwo Budayo Metro.

Pementasan Menampilkan dua penampilan utama, yakni Monolog dengan naskah “Aeng” karya Putu Wijaya yang dipentaskan oleh aktor Lentera Zulkarnain, dan Naskah “Kasir Kita” karya Arifin C. Noer yang dibawakan oleh Pramudya Arya arahan laku dari Novian Pratama.

Tak Kalah seru ketika 2 SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro juga menampilkan Pentas Mime dengan Judul “Ketahuan” yang dibawakan Oleh : M. Abdilah Rasyid dan Habib Asyraf Rifa’ie. Sebagai pentas pembuka dua anak peraih penghargaan Penampil Gerak Terbaik Pantomime FLS2N SMP tingkat Nasional ini menyuguhkan gerakan mimenya dengan begitu Lues dan menghibur.

Usai pementasan selesai, dilaksanakan sarasehan seni bersama dengan dipandu oleh Imam S Mime dari Komite Teater DKM, dalam lingkaran itu dibahas mengenai proses kreatif pertunjukan dan mengapresiasi para aktor yang pentas

Bangkit dari Teater Meraki dari Lampung Timur pun tak kalah mengapresiasi kegiatan ini, mengingat sudah lama momentum pertunjukan teater di pentaskan di Nuwo Budayo. Selepas pandemi melanda semua aktivitas Fisik.
Senada dengan Baktiono seorang Seniman ketua Komite Seni Kriya DKM, mengatakan bahwa proses berteater itu hampir sama dengan Seni rupa, hanya saja mediumnya yang berbeda.
Sebelum sesi ditutup juga dewan kesenian Kota Metro memberikan Cindera mata berupa piagam penghargaan untuk dua siswa penampil Mime yang sudah mengharumkan nama kota metro dikancah nasional dengan menjuarai Mime. Penghargaan langsung diberikan oleh Rifian Hadi Al Chepy selaku Pembina DKM. Serta pemberian Cindera mata dari Ketua DKM Solihin Utjok untuk UKMBS UNILA.
Ketua DKM mengapresiasi kerja – kerja Kesenian yang dilakukan UKMBS UNILA, Serta mengajak semua elemen Pegiat Teater untuk menghidupkan ruang pementasan di Gedung Nuwo Budayo.
“Apabila bangunan ini tidak bertambah besar dan bertambah baik (Nuwo Budayo : red) paling tidak pementasan kita bertambah baik”. Tutupnya usai memberikan Apresiasi.
Menurut Andi Siswanto sebagai Tim Liputan Literasi Budaya di Kampung Literasi Metro mengatakan ia tertarik dan penasaran karena belum pernah menonton teater monolog dan Mime. Ucapnya. Diakhir Sesi diskusi ditutup dengan Foto Bersama semua penonton dan Aktor | Amin
Liputan Literasi Budaya
Dokumentasi : Andi Siswanto
Artikel lainnya :
- Implikasi kebijakan PJJ bagi pendidikan nonformal dan kesetaraan.Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kembali diberlakukan untuk semua jenjang pendidikan pada tahun 2026. Benarkah demikian?
- Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) PKBM RONAA Metro Tahun Pelajaran 2025/2026“Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai penilaian akhir program studi kesetaraan di PKBM RONAA Metro. Evaluasi komprehensif bagi warga belajar Paket C SMA Kelas XII Tingkat 6, Paket B SMP Kelas IX Tingkat 5, dan Paket A SD Kelas VI Tingkat 2 dalam menyelesaikan jenjang pendidikan non formal.”
- Kampus, Perubahan, dan Proses Menjadi Manusia yang Utuh“Menjadi kuat bukan berarti tahu segalanya atau tak pernah hancur. Kekuatan adalah kemampuan untuk bangkit lagi.”
- UPK 2026 PKBM : Komitmen Meningkatkan Kualitas Pendidikan KesetaraanPeningkatan mutu pendidikan nonformal.
- PKBM Bukan Kampung Dungu. Menepis Stereotip dengan Logika, Bukan Gengsi IjazahStunting, PKBM, dan Nasib: Selamat Datang di Sirkus Bonus Demografi ala Indonesia














