Kampus, Perubahan, dan Proses Menjadi Manusia yang Utuh
“Menjadi kuat bukan berarti tahu segalanya atau tak pernah hancur. Kekuatan adalah kemampuan untuk bangkit lagi.”
“Menjadi kuat bukan berarti tahu segalanya atau tak pernah hancur. Kekuatan adalah kemampuan untuk bangkit lagi.”
Sekolah Kehidupan yang Merakit Logika, Spiritualitas, dan Keterampilan Digital dalam Satu Nafas
“Kebersamaan dalam tilawah tidak hanya melantunkan ayat, tetapi juga merajut ukhuwah dan keberkahan.”
“Sahur itu ibarat sidang kabinet: ada yang serius, ada yang pura-pura dengar, dan ada yang tidur. Lalu saat adzan Maghrib, terjadi kudeta lunak—perut mengambil alih kekuasaan. Jangan-jangan, selama ini kita hanya korban dari konspirasi kolak dan takjil? Kalau begitu, saatnya otak kita kudeta juga: isi dengan ilmu digital, agar lapar ini punya arti.”
Senam dan bulu tangkis hanyalah gerak, tetapi kebersamaanlah yang membuatnya menjadi budaya
Sinergi penerbit, TBM, dan PKBM ibarat jembatan kata: saat dibangun bersama, jurang antara pengetahuan dan komunitas runtuh.
Dongeng adalah dekonstruksi keakraban, ia mengembalikan anak pada bahasa ibunya, dan bahasa pada ingatan kolektif yang terlupakan.
Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia
Ini bukan sekadar belajar tata bahasa atau teknik menulis. “Ngaji Bahasa” adalah sebuah pendalaman.
Kontroversi libur sekolah 2025 – larangan PR berlebihan sebagai bentuk perlawanan terhadap pendidikan yang terlalu instrumental.
Sinergi dalam literasi bukan soal siapa yang memimpin, melainkan siapa yang bersedia berjalan bersama
Peran guru SMK dalam mencetak ‘filsuf-filsuf praktis’ yang menguasai cara kerja mesin-mesin ekonomi digital
Festival ini adalah kritik terhadap dikotomi ilmu. Di sini, ilmu humaniora yang abstrak (puisi) dan ketrampilan tangan yang konkret (gerabah) berdialektika, menciptakan sintesis pengetahuan yang utuh dan membebaskan
Komentar Terbaru