
TBM Ronaa Ikuti Festival Literasi Nasional
Salam Sejahtera dan Salam Bahagia Sobat Mina
Tabik Pun!
(Jakarta, 24 Desember 2024) TBM Ronaa Menjadi peserta Festival Literasi Nasional jilid ke II yang di Taja Pusat Pembinaan Bahasa dan sastra Badan Pengembangan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah RI tahun 2024.

Kegiatan dilaksanakan selama 4 hari sejak 21 s.d 24 Desember 2024 yang berlokasi di Hotel Sultan Jakarta. TBM Ronaa menjadi salah satu Undangan dari 16 Utusan dari Provinsi Lampung.
Rangkain acara kegiatan meliputi Gelar Wicara praktik baik program literasi, Evaluasi dan Pelaporan kegiatan Bantuan Pemerintah Komunitas Literasi tahun 2024 yang juga di ikuti oleh 340 urusan dari taman bacaan masyarakat di seluruh Indonesia.
pada gelar pamer karya TBM Ronaa diwakili Andi siswanto yang membawa buku terbitan hasil dari pendampingan menulis di Kemah Literasi Metro di bulan September lalu, dengan tajuk “Merawat literasi di kota pendidikan” yang berisi 10 Tulisan menarik potret gerakan literasi dikota Metro.
Rencananya praktik baik seperti ini akan terus dilanjutkan di tahun mendatang, selain produk Kebermanfaatan langsung terhadap peningkatan kapasitas Penggerak literasi dikota Metro, harapanya juga menelurkannga lewat karya tulis, seperti pembuatan buku antologi tersebut.
Dr. Ganjar Harimansyah, Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra menyampaikan sambutanya pada pembukaan yakni
“Merefleksi Gerakan Literasi di Tengah Tantangan Perubahan Zaman
Ganjar yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan menguraikan lebih jauh, bahwa TAKRIF LITERASI, tidak sekadar keterampilan baca-tulis, tetapi perihal keterampilan hidup.
“Saat ini definisi literasi telah berkembang menjadi konsep yang lebih komprehensif dan multidimensional meliputi berbagai aspek kemampuan intelektual, sosial, dan teknologi.” tuturnya.
Lebih jauh Ganjar memaparkan bahwa literasi merupakan kemampuan untuk mengidentifikasi, memahami, menafsirkan, mencipta, mengkomunikasikan, dan menghitung menggunakan bahan cetak dan tertulis yang terkait dengan berbagai konteks. [Amin]
Bacaan terkait :
- Dr. Ganjar Harimansyah, Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra : Merefleksi Gerakan Literasi di Tengah Tantangan Perubahan Zaman – Pustakawanmenulis.com
- Taman Bacaan Asal Metro Wakili Lampung di Festival Literasi Nasional. – lampost.co
- TBM Ronaa Ikuti Festival Literasi Nasional Jilid II – RRI.co.id
Artikel lainnya :
- Ramadhan 1447 H – Ketika Perut Kosong, Pikiran Liar, dan Kita Semua Jadi Filsuf Dadakan“Sahur itu ibarat sidang kabinet: ada yang serius, ada yang pura-pura dengar, dan ada yang tidur. Lalu saat adzan Maghrib, terjadi kudeta lunak—perut mengambil alih kekuasaan. Jangan-jangan, selama ini kita hanya korban dari konspirasi kolak dan takjil? Kalau begitu, saatnya otak kita kudeta juga: isi dengan ilmu digital, agar lapar ini punya arti.”
- Keutamaan Malam Nisfu SyabanNisfu Syaban
- Kiprah Tri Sujarwo dalam Pelestarian Bahasa Daerah melalui Dongeng dalam Rilis Surat Kabar KOMPASDongeng adalah dekonstruksi keakraban, ia mengembalikan anak pada bahasa ibunya, dan bahasa pada ingatan kolektif yang terlupakan.
- TBM RONAA Ikuti Workshop Pemanfaatan Gim Papan untuk Penguatan Pendidikan Interaktif di Lampung TengahDalam mekanisme permainan, terdapat cermin bagaimana kita belajar tentang aturan, pilihan, konsekuensi, dan kerja sama—inti dari bagaimana kita memahami dan mengarungi kehidupan yang lebih luas
- Mendekonstruksi Pemasaran. Workshop yang Menjawab “Mengapa” Sebelum “Bagaimana”Peran guru SMK dalam mencetak ‘filsuf-filsuf praktis’ yang menguasai cara kerja mesin-mesin ekonomi digital














