TBM Ronaa ikuti Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
Dari Gudang Buku ke Agora Modern, Perpustakaan sebagai Ruang Publik yang Memerdekakan.
Dari Gudang Buku ke Agora Modern, Perpustakaan sebagai Ruang Publik yang Memerdekakan.
Seni bukan untuk dipamerkan, tapi untuk dipahami, karena di dalamnya manusia belajar menjadi manusia. *Tubaba Art Festival 2025*
35 penggerak lintas generasi dan lintas iman mengikuti Workshop Penggerak Kawasan Gaharu Lampung
Ketika Pendidikan Lebih Sibuk Menyambung Wi-Fi daripada Menyambung Logika
Merawat Oase Pengetahuan di Tengah Gemuruh Zaman
Mencari Mata Air Pengetahuan dalam Gurun Informasi
Menjaga Orisinalitas Intelektual: Tantangan Nalar Kritis di Era Generatif AI.
“Strategi Pemerintah Daerah Tingkatkan Minat Baca melalui Festival Literasi yang Kreatif”
Kehadiran TBM Ronaa bersama komunitas literasi lainnya menjadi wujud nyata sinergi dalam menghidupkan tradisi membaca di ruang publik
“Literasi yang Membumi dan Melangit – Menjembatani Kearifan Lokal dengan Dinamika Global”
Agen perubahan terkuat seringkali berasal dari dalam komunitas itu sendiri. Mereka yang memahami realitas lokal secara mendalam memiliki kekuatan untuk memberdayakan dan menggerakkan masyarakat menuju kemandirian
“Literasi digital bukan sekadar kemampuan teknis, melainkan lentera yang menerangi jalan di tengah gelombang informasi. Seperti nelayan yang membutuhkan kompas, masyarakat butuh kecakapan digital untuk mengarungi samudera data tanpa tersesat.”
Dari Buku ke Aksi – Merawat Kebijaksanaan di Tingkat Akar Rumput




| S | S | R | K | J | S | M |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | |












Komentar Terbaru