
SANTRI 1446 H: Ramadan Penuh Berkah, Ilmu Makin Cetar di PKBM Ronaa Metro!
Salam sejahtera dan salam bahagia Sobat Mina!
Tabik Pun!
Ramadan di PKBM Ronaa Metro bukan cuma soal puasa dan ibadah, tapi juga jadi ajang upgrade skill dan berbagi kebaikan. Program SANTRI (Pesantren Ramadan Kakasi) tahun ini kembali hadir dengan konsep yang makin lengkap dan seru! SANTRI, yang kepanjangannya Pesantren Ramadan Kakasi, dirancang biar warga belajar tetap produktif selama bulan puasa. Dengan metode pembelajaran Mandiri-Tutorial-Tatap Muka, belajar jadi lebih fleksibel, tetap fokus, dan pastinya gak bikin Ramadan terasa berat.
Salah satu agenda utama adalah Tadarus Kitab Suci Al-Qur’an, yang melibatkan warga belajar, pengurus PKBM, dan santri TPQ dari mushola sekitar. Bareng-bareng mengaji di suasana Ramadan bikin vibes ibadah makin dapet. Selain itu, ada sesi tafsir ringan biar warga belajar gak cuma membaca, tapi juga memahami makna ayat-ayat suci yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ngaji jadi lebih meaningful!
Buletin Pesantren Ramadan Kakasi 1446 H / Tahun 2025 oleh Pustekom RonaaBiar semua warga belajar tetap connected dengan kegiatan Ramadan di PKBM, ada Homevisit Sosialisasi Kegiatan Ramadan. Tutor turun langsung ke rumah-rumah buat kasih update soal jadwal pembelajaran, kegiatan, dan asesmen yang bakal berlangsung selama Ramadan. Selain sebagai ajang silaturahmi, homevisit ini juga bantu warga belajar menyiapkan strategi biar tetap semangat belajar meski sedang berpuasa. Ramadan bukan alasan buat mager, justru jadi momen buat lebih semangat!
Selain spiritual, Ramadan juga waktunya berbagi lewat Logistic Core, yaitu persiapan berbagi sedekah. Warga belajar, pengurus, dan komunitas PKBM bareng-bareng mengumpulkan donasi, menyusun paket sembako, dan menyiapkan makanan berbuka buat mereka yang membutuhkan. Ini bukan sekadar aksi sosial, tapi juga bagian dari pembelajaran tentang empati dan gotong royong. Semua orang bisa berkontribusi, sekecil apa pun bantuannya!
Dari hasil Logistic Core, PKBM Ronaa Metro menjalankan Share Barakah, yaitu program berbagi buat warga belajar yang membutuhkan serta masyarakat sekitar. Ramadan jadi lebih berarti saat kita bisa memberikan manfaat buat orang lain. Kegiatan ini bukan cuma tentang memberi, tapi juga tentang bagaimana kita bisa belajar bersyukur dan peduli terhadap sesama. Semakin banyak yang terlibat, semakin luas keberkahan yang bisa kita sebarkan!
Buat makin memperkuat pemahaman agama, ada sesi Mauidhoh Khasanah, yaitu ceramah santai yang dikemas dengan bahasa ringan tapi tetap berbobot. Ustaz dan ustazah akan membahas topik menarik seputar Ramadan, pendidikan, dan pengembangan karakter. Konsepnya interaktif, jadi warga belajar bisa sharing pengalaman dan bertanya langsung. Bukan sekadar dengerin ceramah, tapi juga ada diskusi yang bikin tambah wawasan!
Yang gak kalah seru, ada sesi Asah Skill & Quiz, di mana warga belajar diberikan kesempatan buat mengasah kompetensi di bidang komputer dan mengikuti asesmen sumatif. Di bulan Maret 2025, asesmen ini jadi momen penting buat mengukur sejauh mana pemahaman warga belajar selama semester ini. Selain itu, ada quiz interaktif buat menguji wawasan dengan cara yang fun. Ramadan jadi makin produktif dengan belajar dan latihan skill!
Puncak dari seluruh rangkaian SANTRI 1446 H adalah Buka Puasa Bersama, di mana seluruh warga belajar, tutor, pengurus, dan komunitas sekitar kumpul bareng buat menikmati hidangan berbuka. Selain jadi ajang silaturahmi, momen ini juga sekaligus apresiasi buat warga belajar yang aktif dan berkontribusi selama program SANTRI berlangsung. Makan bareng, ngobrol santai, dan merayakan keberhasilan Ramadan dengan penuh kebersamaan!
Program SANTRI ini gak cuma sejalan dengan nilai-nilai agama, tapi juga sesuai dengan kebijakan Kemendikbudristek RI, terutama dalam penguatan pendidikan karakter dan vokasi. Sesuai Permendikbudristek No. 7 Tahun 2024, pendidikan di bulan Ramadan gak boleh berhenti, tapi harus tetap adaptif dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan bermakna. Dengan model Mandiri-Tutorial-Tatap Muka, semua warga belajar tetap bisa berkembang tanpa kehilangan esensi ibadah.
Menurut pakar pendidikan seperti Prof. Suyanto, Ph.D, pendidikan selama Ramadan harus dirancang agar tetap efektif tanpa membebani peserta didik. Itulah kenapa PKBM Ronaa Metro menghadirkan konsep pembelajaran yang lebih santai tapi tetap berkualitas. Sesuai juga dengan filosofi Ki Hadjar Dewantara, bahwa pendidikan harus membangun karakter dan kecerdasan secara seimbang. Dengan SANTRI 1446 H, Ramadan jadi lebih dari sekadar puasa, tapi juga tentang upgrade ilmu, skill, dan kepedulian sosial! [Mina]
BACA JUGA :
Keseruan Program Ramadan PKBM Ronaa Metro – Ditjen Vokasi PKPLK
Artikel lainnya :
- April 2026. Peringatan untuk Pejuang Kejar Paket A, B, C – Jangan Sampai Informasi Ujian Pendidikan Kesetaraan Terputus!“Dalam pendidikan kesetaraan, informasi adalah nadi. Terputusnya informasi dari sekolah sama saja memutus nafas perjuanganmu. Garis bawahi tanggal, jadwal, dan lokasi ujian Paket A, Paket B, Paket C. jadikan itu sebagai peta menuju kelulusan.”
- “Pendidikan Tanpa Kesadaran: Mencetak Lulusan atau Membentuk Pemikiran?”“Kesadaran bukan pelengkap dalam pendidikan, melainkan fondasi; tanpanya, ilmu berubah menjadi alat reproduksi ketundukan.”
- Mengapa Pendidikan Karakter Lebih Penting Daripada Nilai Sempurna?“Nilai bisa dicapai, karakter harus dibangun.”
- Ramadan 1447 H di Ronaa Learning. Sekolah Kehidupan yang (Mungkin) Lebih Seru daripada Curhat di Warung KopiSekolah Kehidupan yang Merakit Logika, Spiritualitas, dan Keterampilan Digital dalam Satu Nafas
- Ramadhan 1447 H, PKBM Ronaa Pastikan Warga Belajar Tetap Terima MBGPendidikan yang berkualitas dimulai dari tubuh yang sehat. Program MBG adalah investasi masa depan warga belajar.














