Konsistensi, Kompetensi, dan Normalisasi Kemalasan – Ketika Idealisme Menjadi Topeng Malas Berpikir
“Jangan jadikan agama, seni, atau ideologi sebagai tameng kemalasan. Yang benar sejati tidak butuh pembelaan; ia hanya butuh dibuktikan.”
“Jangan jadikan agama, seni, atau ideologi sebagai tameng kemalasan. Yang benar sejati tidak butuh pembelaan; ia hanya butuh dibuktikan.”
“Proses tetap, model menyesuaikan. Itu bukan kekakuan, melainkan bentuk dukungan paling konkret dari negara.”
“Hybrid bukan mode darurat, tapi cara hidup di negeri yang gempa dan abu vulkanik adalah tetangga lama.”
“Festival Bahasa dan Sastra Lampung Timur 2026: Merajut Kata, Menjaga Identitas”
“Dari Keterbatasan, Lahir Gerakan: Menyalakan Lilin Pendidikan di Metro Kibang”
“Ijazah dianggap sebagai jimat sakti, padahal pasar kerja modern lebih percaya pada portofolio, pengalaman, dan kemampuan adaptasi dibandingkan lembaran kertas berstempel.”
PKBM Ronaa terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang inklusif, ramah, dan berkualitas bagi masyarakat Kota Metro yang ingin melanjutkan pendidikan di jalur nonformal.
”Di PKBM Ronaa, Kami Tidak Menggiring—Kami Mengantar.”
Pemahaman mengenai pelaksanaan MPLS yang sesuai dengan kebijakan terbaru serta penguatan literasi keuangan melalui edukasi CBP Rupiah
Pembagian hasil belajar bukan hanya tentang melihat apa yang telah dicapai, tetapi juga memahami bagaimana proses tersebut membentuk diri.
Mengupas garis tipis antara berpikir tajam dan berpikir tersesat, dengan analogi arsitek vs monyet pikiran.
Ronaa Learning Centre turut mendukung terselenggaranya kegiatan Border Space Banjarejo 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam mendorong kegiatan positif di tengah masyarakat.
Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kembali diberlakukan untuk semua jenjang pendidikan pada tahun 2026. Benarkah demikian?




| S | S | R | K | J | S | M |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | |












Komentar Terbaru