
Festival Tanam Padi Ajak Generasi Muda kuatkan Budaya dan Ekonomi Kreatif Lokal melalui Festival Berbasis Komunitas
Salam bahagia dan salam sejahtera Sobat Mina
Tabik Pun!
(Metro, 29 Desember 2024) Lokalin Fest Sukses digelar pada Sabtu, 28 Desember 2024, di Kampung Pengangguran Kelurahan Yosodadi Kota Metro, Lampung. Acara ini dipelopori oleh pemuda Lingkungan Sekitar kampung Pengangguran dengan berbagai komunitas di metro ini sukses di Gelar hingga di Tahun ke 3. Bertajuk “Lokalin Fest : Festival Tanam Padi” Dengan mengangkat Tema “ Desa adalah masa depan’.

Festival ini dirancang untuk menyampaikan pesan pentingnya sektor pertanian dalam Menopang kehidupan sehari-hari serta mendorong upaya keberlanjutan pelestarian lingkungan. Rangkaian acaranua dimulai dengan kegiatan tanam padi secara bersama-sama, yang diharapkan menjadi simbol kebersamaan dan apresiasi terhadap peran petani sebagai pilar utama dalam ketahanan pangan.
Selain tanam Padi Diskusi publik tentang Desa Kreatif yang disampaikan Madrid Ramadhan penggiat pariwisata pesona Pagadih dari Sumatra Barat peraih 10 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024 dalam kategori kelembagaan SDM juga menambah Wawasan terkait Lingkungan. Lalu dilanjutkan dengan sharing dengan Bapak Surono Danu, Prof. Pemuliaan Padi. Beliau Ir. Surono Danu adalah seorang peneliti dan penemu dibidang pertanian asal Indonesia. Ia berhasil menciptakan 180 varietas padi baru dan menemukan padi dengan usia panen hanya 90 hari yang hasilnya tiga kali lipat dari padi lokal. Surono juga dikenal sebagai pencipta benih padi unggul Sertani 1 dan menemukan benih padi EMESPE-1 dengan usia panen 95 hari.
Diacara ini Peserta umum untuk warga dan masyarakat, dan terlihat antusias dari dialog interaktif akan menjadi momen refleksi bersama. dalam diskusi ini peserta berdiskusi dan bertukar gagasan mengenai isu-isu seputar pertanian, keberlanjutan lingkungan, serta strategi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem alam.
Selain Diskusi, acara juga disemarakan oleh Penampilan Musik dari beragam Genre sebagai hiburan masyarakat dari beberapa daerah seperti : Purwokerto, Purbalingga, Padang Sumatera Barat, Bandar Lampung dan Kota Metro diantaranya @sukatani.punk, @kolektif_ampskp, @sindikat.sisa.semalam, @madridramadhan aka Lintang Utara, @eastern.lab, @thrusight.zone, @origami_offficial
Acara ini dihadiri oleh para penggiat literasi, Pelaku seni, UMKM, Pemerintah Daerah yang diharapkan menjadi katalis dalam menyebarkan nilai-nilai penting ini ke masyarakat luas.
LOKALIN FEST 2024 – KAKASI oleh Kelompok Studi SeniAndika Mahardika selaku Ketua Forum TBM Kota Metro menyampaikan Bahwa ” Generasi muda Harus juga terlibat dalam menjaga warisan leluhur dengan ikut serta melestarikan kegiatan menanam padi ini, selain itu Harapanya dengan kegiatan yang menghadirkan berbagai Komunitas menjadi Point kerja kolektif kedepannya” ucapnya.
Lalu Andi Siswanto dari Sanggar Kelompok Studi Seni (Kakasi) Metro menyampaikan “Dengan melibatkan berbagai elemen komunitas, Festival Tanam Padi diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pertanian dan kelestarian lingkungan sebagai fondasi bagi masa depan yang berkelanjutan”. [Sis]
Artikel lainnya :
- Ramadhan 1447 H, PKBM Ronaa Pastikan Warga Belajar Tetap Terima MBGPendidikan yang berkualitas dimulai dari tubuh yang sehat. Program MBG adalah investasi masa depan warga belajar.
- Kolaborasi TPQ Ronaa dan Jemaah Mushola Nurul Hidayah dalam Sema’an Al-Qur’an Ramadan 1447 H“Kebersamaan dalam tilawah tidak hanya melantunkan ayat, tetapi juga merajut ukhuwah dan keberkahan.”
- Simulasi TKA Kesetaraan Paket A & B di PKBM RonaaTidak ada kata tua untuk belajar, dan tidak ada kata muda untuk berhenti bermimpi. Selamat mengikuti simulasi TKA, warga belajar PKBM Ronaa!
- Ramadhan 1447 H – Ketika Perut Kosong, Pikiran Liar, dan Kita Semua Jadi Filsuf Dadakan“Sahur itu ibarat sidang kabinet: ada yang serius, ada yang pura-pura dengar, dan ada yang tidur. Lalu saat adzan Maghrib, terjadi kudeta lunak—perut mengambil alih kekuasaan. Jangan-jangan, selama ini kita hanya korban dari konspirasi kolak dan takjil? Kalau begitu, saatnya otak kita kudeta juga: isi dengan ilmu digital, agar lapar ini punya arti.”
- LOMBA VIDEO RAMADHAN 1447 HJangan cuma jadi penghapal TikTok, jadilah pembuat sejarah receh. #ContentCreator #RamadhanBerkah














