
Puncak Festival Kampung Literasi Kota Metro 2024 : Merayakan Gerakan Literasi Bersama TBM Ronaa
Salam bahagia dan Salam sejahtera sobat Mina
Tabik Pun!
Festival Kampung Literasi Kota Metro (FKLM) 2024 yang diadakan oleh Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Ronaa Metro yang merupakan program layanan kepustakaan Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Ronaa Kota Metro mencapai puncaknya pada tanggal 10-11 Oktober 2024. Acara yang berlangsung selama dua hari ini didukung penuh oleh berbagai stakeholder penting, termasuk Kantor Bahasa Provinsi Lampung, Kantor Perpusarda Kota Metro, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, serta aparat Kelurahan setempat. Beragam komunitas literasi di Kota Metro turut berpartisipasi, memperkuat semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap literasi di daerah yang dikenal sebagai Kota Pendidikan ini.
GELAR KARYA – FLKM 2024 oleh Pustekom PKBM RonaaPada hari pertama, tanggal 10 Oktober 2024, puncak kegiatan dimulai dengan praktik baik membaca nyaring dan mendongeng. Kegiatan ini melibatkan para warga belajar serta pegiat literasi yang telah mengikuti berbagai workshop sebelumnya. Pengalaman ini tidak hanya melatih keterampilan membaca dan mendongeng, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri dalam berbagi ilmu kepada masyarakat luas. Praktik tersebut merupakan kelanjutan dari acara Kemah Literasi yang diadakan pada 21-22 September 2024, di mana para peserta belajar teknik-teknik literasi kreatif yang efektif.
Kegiatan membaca nyaring dan mendongeng ini mendapat apresiasi yang tinggi dari para peserta dan pengunjung. Terlihat betapa pentingnya pendekatan literasi berbasis komunitas, yang mampu membangun minat baca sejak usia dini. Tidak hanya anak-anak yang terlibat, namun juga orang dewasa yang antusias belajar cara mendongeng dengan baik. Mereka percaya bahwa mendongeng bukan sekadar seni, melainkan juga medium edukasi yang sangat kuat dalam menyampaikan nilai-nilai moral dan budaya lokal.

Pada hari kedua, tanggal 11 Oktober 2024, dilaksanakan Gelar Karya Penerbitan Buku oleh para penulis dan pegiat literasi di Kota Metro. Buku yang diterbitkan berjudul Merawat Literasi di Kota Pendidikan – 10 Kisah Gerakan TBM di Kota Metro. Buku ini merupakan kumpulan esai ontologi yang ditulis oleh peserta workshop peningkatan kapasitas penggerak literasi. Dengan diterbitkannya buku ini oleh Pustaka Media Bandar Lampung, semangat literasi semakin berkobar di Kota Metro, menandai tonggak penting dalam perkembangan literasi komunitas.
Acara tersebut diikuti dengan diskusi menarik bersama para penulis yang terlibat dalam pembuatan buku, salah satunya adalah bincang penulis dan bedah buku. Diskusi ini dipandu oleh Bang Erwin dari Badan Bahasa Provinsi Lampung dan Kak Yoga dari Pustaka Media. Kegiatan ini mempertemukan para pegiat literasi dan penulis untuk saling bertukar pikiran dan ide tentang pentingnya gerakan literasi yang berkelanjutan, serta strategi menjaga semangat membaca di kalangan masyarakat.
Festival Kampung Literasi Kota Metro 2024 ini menjadi momentum penting untuk terus menggerakkan literasi di Kota Metro. Kegiatan seperti membaca nyaring, mendongeng, hingga peluncuran buku menunjukkan bahwa literasi bukan hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga tentang memperkuat ikatan sosial dan budaya dalam komunitas. Dengan dukungan dari berbagai pihak, TBM Ronaa Metro dan pegiat literasi lainnya berkomitmen untuk terus membangun tradisi literasi yang kuat di Kota Metro. [Mina]
Artikel Lainnya :
- TBM Ronaa Terima Kunjungan Penerbit Buku Intan PariwaraSinergi penerbit, TBM, dan PKBM ibarat jembatan kata: saat dibangun bersama, jurang antara pengetahuan dan komunitas runtuh.
- Kiprah Tri Sujarwo dalam Pelestarian Bahasa Daerah melalui Dongeng dalam Rilis Surat Kabar KOMPASDongeng adalah dekonstruksi keakraban, ia mengembalikan anak pada bahasa ibunya, dan bahasa pada ingatan kolektif yang terlupakan.
- PCNU Kota Metro Gelar Lomba Menulis Cerpen serta Cipta dan Baca Puisi Pelajar Sekota MetroMengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia
- TBM Ronaa Metro Jadi Narasumber pada Lokakarya Pengembangan Program Penggerak Literasi Provinsi LampungSinergi dalam literasi bukan soal siapa yang memimpin, melainkan siapa yang bersedia berjalan bersama
- Mendekonstruksi Pemasaran. Workshop yang Menjawab “Mengapa” Sebelum “Bagaimana”Peran guru SMK dalam mencetak ‘filsuf-filsuf praktis’ yang menguasai cara kerja mesin-mesin ekonomi digital














