
Rumpi Literasi Bersama PP Forum TBM
[Metro, 22 September 2023] TBM Ronaa kehadiran tamu jauh dari Provinsi Jambi pada Jum’at, 22 September 2023. Kedatangan yang tak direncanakan ini tentu dimanfaatkan sebaik mungkin, karena tamu yang hadir jarang sekali bisa singgah di kota Metro.

Kak Masyitah Rasyid selaku Bidang Kesekretariatan Pengurus Pusat Forum TBM hadir bersilaturahmi dan menyapa TBM (Taman Bacaan Masyarakat) di Kota Metro.
Dalam rangka silaturahmi ini, TBM Ronaa dan Forum TBM Metro berinisiatif mengajak berbincang soal Forum TBM dalam Acara RUMIT (Rumpi Literasi).
Selain Kak Ita dari Pengurus Pusat Forum TBM ditemani juga oleh Kak Andika Mahardika selaku ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kota Metro. Jalanya acara dipandu oleh Kak Amin Budi Utomo.
Dalam sesi kali ini kami berbincang mengenai kabar, program strategis Forum TBM, sejuta bahan pustaka untuk TBM, pembinaan dan strategi kemitraan TBM, serta TBM dan pemanfaatan media sosial.
Kak Ita sangat senang bisa bertemu sapa dengan rekan-rekan Forum TBM di daerah, selain kesempatan yang langka, hal ini juga bisa menjadi sarana silaturahmi antar TBM.
Begitupun Kak Andika yang menyambut hangat kedatangan Kak Ita, bersama teman TBM Lain.

Diakhir Sesi kami sempatkan memberikan Buah tangan Bingkisan Buku dan Foto Bersama | Amin
Artikel Lainnya :
- Hari Aksara dan Gerakan Akar Rumput. Ronaa, Literasi, dan Masyarakat Pembelajar Sepanjang Hayat“Keberhasilan literasi bukan dari kemeriahan peringatan, melainkan dari perubahan hidup masyarakat.”
- Budaya FOMO di Kalangan Gen Z dan Dampaknya terhadap Kesehatan MentalMasa depan bukan sesuatu yang ditunggu, melainkan sesuatu yang diciptakan dengan keberanian dan kerja keras
- Ketika Validasi Media Sosial Menjadi Ukuran KebahagiaanPercayalah pada proses, karena setiap langkah yang dilakukan dengan niat baik akan mengantarkanmu menuju masa depan yang lebih indah
- Kiprah Tri Sujarwo dalam Pelestarian Bahasa Daerah melalui Dongeng dalam Rilis Surat Kabar KOMPASDongeng adalah dekonstruksi keakraban, ia mengembalikan anak pada bahasa ibunya, dan bahasa pada ingatan kolektif yang terlupakan.
- Mendekonstruksi Pemasaran. Workshop yang Menjawab “Mengapa” Sebelum “Bagaimana”Peran guru SMK dalam mencetak ‘filsuf-filsuf praktis’ yang menguasai cara kerja mesin-mesin ekonomi digital















