
Kantor Bahasa Provinsi Lampung Jalin Kerjasama Dengan Kampung Literasi Metro
Metro, 11 September 2022 – Kampung Literasi Metro kedatangan Kantor Bahasa Propinsi Lampung. AK Fitrio Atmaja selaku penanggung jawab dan Amin Budi Utomo selaku Kepala Kampung Literasi Metro beserta Relawan lainnya yang pada saat itu hadir di Kampung Literasi Metro turut serta menyambut kedatangan.

Pada kesempatan itu hadir Bang Erwin dan Mas Yudho Suryo, sebagai perwakilan kepala lembaga tersebut. Perbincangan semakin hangat sejak kopi mulai dihidangkan bersama kudapan.
Menurut Mas Yudho, kegiatan kunjungan Kantor Bahasa Propinsi Lampung kali ini tak lain sebagai sarana silaturahmi, serta membangun komunikasi program bersama Kantor Bahasa Propinsi Lampung bersama rekan – rekan Kampung Literasi Metro yang di rencanakan bulan Oktober mendatang.
Andi Siswanto selaku relawan Kampung Literasi pun menyambut baik kabar tersebut. Ia menyampaikan sangat berharap dapat bersinergi dengan Kantor Bahasa Propinsi Lampung. Menurutnya “Kalau program ini bisa berlangsung, maka kegiatan Literasi di Lampung akan semakin maju, terutama di Kota Metro”






Selain berkunjung ke Kampung Literasi Metro, Kunjungan Kantor Bahasa Propinsi Lampung kali ini juga dalam rangka mengikuti undangan Rakorwil Forum TBM Propinsi Lampung yang juga berketempatan di Kantor sekretariat Kampung Literasi Metro. [Pai]
Dokumentasi : Rika Seftiani
Redaktur : Amin Budi Utomo
Artikel lainnya :
- Gladi TKA Kejar Paket C SMA Ronaa Learning Centre School Metro Berjalan Tertib, Ini Persiapan Menuju TKA Utama 2026“Pendidikan kesetaraan bukan kelas dua. Ia adalah jalur serius bagi mereka yang ingin bangkit dan maju.”
- Konsistensi, Kompetensi, dan Normalisasi Kemalasan – Ketika Idealisme Menjadi Topeng Malas Berpikir“Jangan jadikan agama, seni, atau ideologi sebagai tameng kemalasan. Yang benar sejati tidak butuh pembelaan; ia hanya butuh dibuktikan.”
- Proses yang Tak Bisa Ditawar : Polemik Pendidikan Instan dan Fleksibilitas yang Disalahpahami“Proses tetap, model menyesuaikan. Itu bukan kekakuan, melainkan bentuk dukungan paling konkret dari negara.”
- Menghadapi Perubahan Zaman di Tengah Ketidakpastian Global“Masa perjuangan adalah tempat kita belajar, tumbuh, dan menemukan seberapa kuat diri kita sebenarnya”
- Hari Aksara dan Gerakan Akar Rumput. Ronaa, Literasi, dan Masyarakat Pembelajar Sepanjang Hayat“Keberhasilan literasi bukan dari kemeriahan peringatan, melainkan dari perubahan hidup masyarakat.”















