WORKSHOP TATA PANGGUNG
“Tata cahaya dan panggung adalah logika dari estetika. Tanpa logika, estetika hanya menjadi ilusi yang rapuh. Di sini, kami menemukan nalar di balik keindahan.”
“Tata cahaya dan panggung adalah logika dari estetika. Tanpa logika, estetika hanya menjadi ilusi yang rapuh. Di sini, kami menemukan nalar di balik keindahan.”
Penekanan pada tindakan nyata (melukis langsung) sebagai cara terbaik memahami teori dan menguatkan kreativitas, bukan hanya sekadar wacana.
Seni bukan untuk dipamerkan, tapi untuk dipahami, karena di dalamnya manusia belajar menjadi manusia. *Tubaba Art Festival 2025*
“Di balik megahnya kota futuristik dan kecerdasan buatan, panggung ‘Kita Manusia’ mengungkap kegelisahan: teknologi mungkin menjawab segalanya, kecuali kehampaan batin.”
“Kreativitas adalah bahasa universal yang menyatukan, mengubah libur menjadi karya, dan taman menjadi kanvas kebersamaan.”
“Merawat sastra berarti merawat jiwa bangsa.”
“Sanggar Seni Budaya Kakasi turut melestarikan khazanah Lampung dengan mengikuti kegiatan ‘Menjaga Jejak, Merawat Warisan: Naskah Kuno Lampung Menuju IKON 2025’. Bersama kami, tradisi hidup, warisan abadi.”
Apresiasi penulis buku antologi puisi yang berjudul Jalan Setapak di Lorong Oktober karya mahasiswa IMPAS















Komentar Terbaru