
Acuan Penentuan Kelulusan Pendidikan Kesetaraan dan Uji Kesetaraan Tahun 2023 – Info PKBM
Salam sejahtera dan salam bahagia sahabat diktara
Tabik pun !
Dengan dihapuskannya Ujian Pendidikan Kesetaraan yang telah diterbitkan dalam Permendikbud No.21 Tahun 2022, lalu bagaimana Direktorat PMPK menyikapi?
Mari kita simak penjelasan dari Bapak Fauzi Eko Pranyono pada Kanal Youtube dibawah ini :
Penjelasan Pertama, Penentuan Kelulusan Pendidikan Kesetaraan
Penjelasan kedua; Kenapa harus Uji Kesetaraan?
Demikian penjelasan dari Bapak Fauzi E.P. dari Direktorat PMPK Kemdikbudristek RI. dapat disimpulkan bahwa untuk kelulusan program pendidikan kesetaraan adalah melalui Uji Kesetaraan.
Adapun teknis Prosedur Operasional Standar (POS) Uji Kesetaraan di Tahun 2023 masih dalam tahap proses perumusan dan beliau juga menyampaikan jika sudah final maka akan di informasikan.
Demikian informasi tentang Uji Kesetaraan di Tahun 2023, semoga bermanfaat [Admin]
Artikel lainnya :
- Implikasi kebijakan PJJ bagi pendidikan nonformal dan kesetaraan.Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kembali diberlakukan untuk semua jenjang pendidikan pada tahun 2026. Benarkah demikian?
- Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) PKBM RONAA Metro Tahun Pelajaran 2025/2026“Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai penilaian akhir program studi kesetaraan di PKBM RONAA Metro. Evaluasi komprehensif bagi warga belajar Paket C SMA Kelas XII Tingkat 6, Paket B SMP Kelas IX Tingkat 5, dan Paket A SD Kelas VI Tingkat 2 dalam menyelesaikan jenjang pendidikan non formal.”
- UPK 2026 PKBM : Komitmen Meningkatkan Kualitas Pendidikan KesetaraanPeningkatan mutu pendidikan nonformal.
- PKBM Bukan Kampung Dungu. Menepis Stereotip dengan Logika, Bukan Gengsi IjazahStunting, PKBM, dan Nasib: Selamat Datang di Sirkus Bonus Demografi ala Indonesia
- Kolaborasi “Berembuk Rasa Jilid II” Hadirkan Dua Pementasan Teater di Kota Metro, Sanggar Kakasi Sampaikan Apresiasi“Berembuk Rasa Jilid II bukan sekadar panggung pertunjukan, tetapi ruang hidup bagi ide, rasa, dan kolaborasi yang menjaga napas teater tetap menyala di Kota Metro.”















