
Workshop Room To Read Menumbuhkan Kecintaan anak Pada Buku, dan Membaca
Kegiatan Yang di Inissiasi selama 3 Hari dari tanggal 15 s.d 17 November 2022 ini cukup memberikan motivasi bagi pengelola TBM Ronaa untuk terus menumbuhkan budaya baca untuk anak anak.

Provisi Mandiri Pratama / Room to Read dengan dukungan dari Direktorat Sekolah Dasar, Kemendikbudristek RI dan Forum Taman Bacaan Masyarakat Kota Metro, mengundang dan mengajak 51 Peserta yang terdiri dari para guru Sekolah Dasar, dan Pengelola Taman Bacaan Masyarakat mengikuti rangkaian workshop nasional dengan tajuk
“Menumbuhkan Kecintaan Anak pada Buku dan Kegiatan Membaca untuk Sekolah Dasar”.
Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Selasa – Kamis, tanggal 15-17 November 2022, Waktu pukul. 13.00 – 15.00 WIB di layanan Daring Zoom Meeting.
Kegiatan dibuka oleh Bapak Hasbi dari Direktorat Sekolah Dasar Kemendikbudristek RI, Kang Opik Ketua PP Forum TBM, dan Mr. David Strawbride, perwakilan dari Literacy Cloud dan Room to Read.
Selama kegiatan berlangsung, dipandu oleh fasilitator dari provisi kak Ryna Mardiana dan Irene Heni, serta di moderatori oleh Enfira Yuniaristi dari Direktorat Sekolah Dasar Kemendikbudristek RI.
Materi Pada Workshop Room To Read kali ini membahas tentang :
| SESI 1 | SESI 2 | SESI 3 |
| ● Kebiasaan Membaca ● Peran Guru dalam mengembangkan lingkungan membaca yang baik bagi anak ● Menyediakan buku-buku yang baik untuk dibaca anak-anak | ● Fitur-fitur di Literacy Cloud ● Dampak Guru Membaca Nyaring untuk Anakanak ● Langkah-Langkah kegiatan Membaca Nyaring ● Sebelum Membaca (Mengajukan pertanyaan tentang gambar sampul) | ● Selama Membaca (Membaca dengan ekspresi dan gerakan) ● Selama Membaca (Mengajukan pertanyaan prediksi) ● Setelah membaca (Melibatkan anak dalam menirukan suara atau aksi yang menarik) ● Buku yang baik untuk dibacakan nyaring kepada anak ● Manfaat Membaca Nyaring untuk anak-anak |
Selama 3 hari kegiatan, peserta sangat antusias mengikuti acara, dan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan. antusias di tunjukan oleh ketua K3 SD dan para guru dari Sekolah Dasar di Kota Metro yang juga turut mengikuti rangkaian workshop selama 3 Hari. [Ambarsari]









Artikel lainnya :
- Kiprah Tri Sujarwo dalam Pelestarian Bahasa Daerah melalui Dongeng dalam Rilis Surat Kabar KOMPASDongeng adalah dekonstruksi keakraban, ia mengembalikan anak pada bahasa ibunya, dan bahasa pada ingatan kolektif yang terlupakan.
- Mendekonstruksi Pemasaran. Workshop yang Menjawab “Mengapa” Sebelum “Bagaimana”Peran guru SMK dalam mencetak ‘filsuf-filsuf praktis’ yang menguasai cara kerja mesin-mesin ekonomi digital
- Festival Kampung Literasi Metro 2025 – Estetika sebagai Jalan Literasi, Menghayati yang Sublim dalam Puisi dan GerabahFestival ini adalah kritik terhadap dikotomi ilmu. Di sini, ilmu humaniora yang abstrak (puisi) dan ketrampilan tangan yang konkret (gerabah) berdialektika, menciptakan sintesis pengetahuan yang utuh dan membebaskan
- Kampung Literasi Metro Ikut Gerakan Kawasan Gaharu Lampung, Kolaborasi Ashoka Indonesia Bangun Ekosistem Pembaharu35 penggerak lintas generasi dan lintas iman mengikuti Workshop Penggerak Kawasan Gaharu Lampung
- Tutor PKBM Ronaa Ikuti Webinar Nasional Seri 2 HAI 2025: Belajar Membangun Ekosistem Literasi BerkelanjutanAgen perubahan terkuat seringkali berasal dari dalam komunitas itu sendiri. Mereka yang memahami realitas lokal secara mendalam memiliki kekuatan untuk memberdayakan dan menggerakkan masyarakat menuju kemandirian














