
Buku adalah Wahana Penyimpan Informasi, Ilmu Pengetahuan, dan Nilai – nilai Kearifan
Mengutip dari ucapan Bang Nirwan Ahmad Arsuka, Founder Pustaka Bergerak tentang sebuah impian bersama bagi anak – anak dan masyarakat Indonesia.

Kami berbahagia sekali dalam kesempatan kali ini menerima kiriman buku dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI berupa Majalah GPR News dan Komik Komunika yang bekerjasama dengan Pustaka Bergerak untuk Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Ronaa yang juga kami kelola di bawah naungan Yayasan Ronaa Dharma Wicaksana.
Baru kali ini kami menerima donasi buku, juga atas rekomendasi dari teman – teman Motor Pustaka Lampung Selatan, serta Komunitas Tanggamus Membaca. Bang Ardiansyah dan Bang Zonizar merupakan Pelopor Penggerak Pustaka Bergerak di masing-masing Kabupaten yang juga mendorong kami secara moril menggerakan Literasi di Kota Metro.
Melalui Komik Komunika edisi kali ini dengan Judul : Pustaka Bergerak, Radio, Bukan Jamanya Siti Nurbaya, Petani Itu Keren, Megatrust, Kapten Bian, anak – anak binaan kami diajak mengenali Isu “Faktual” yang hari ini sedang di rasakan seluruh masyarakat di Indonesia.
Lalu ada Edisi Majalah GPR News
- Edisi 3 “Sejarah Di Toreh di Mandalika”.
- Edisi 4 “Membangun Asa Di Nusantara”
- Edisi 5 ” APBN tangkal Resesi”
- Edisi 6 ” Mudik Sehat, Mudik Aman”
Sebagai Jendela Informasi publik, menghadirkan bacaan yang segar, update tentang isu nasional yang bisa di baca di setiap edisi.
Kami berterima kasih, buku ini akan selalu bermanfaat untuk Literasi Masyarakat, anak – anak, juga Indonesia. [Pai]
Salam Literasi. Salam Bergerak.
TBM Ronaa | Kampung Literasi Metro.
Ulasan Buku
Pengulas : Amin Budi Utomo
Dokumentasi : Al Andik
Artikel lainnya :
- Gladi TKA Kejar Paket C SMA Ronaa Learning Centre School Metro Berjalan Tertib, Ini Persiapan Menuju TKA Utama 2026“Pendidikan kesetaraan bukan kelas dua. Ia adalah jalur serius bagi mereka yang ingin bangkit dan maju.”
- Konsistensi, Kompetensi, dan Normalisasi Kemalasan – Ketika Idealisme Menjadi Topeng Malas Berpikir“Jangan jadikan agama, seni, atau ideologi sebagai tameng kemalasan. Yang benar sejati tidak butuh pembelaan; ia hanya butuh dibuktikan.”
- Proses yang Tak Bisa Ditawar : Polemik Pendidikan Instan dan Fleksibilitas yang Disalahpahami“Proses tetap, model menyesuaikan. Itu bukan kekakuan, melainkan bentuk dukungan paling konkret dari negara.”
- Menghadapi Perubahan Zaman di Tengah Ketidakpastian Global“Masa perjuangan adalah tempat kita belajar, tumbuh, dan menemukan seberapa kuat diri kita sebenarnya”
- Hari Aksara dan Gerakan Akar Rumput. Ronaa, Literasi, dan Masyarakat Pembelajar Sepanjang Hayat“Keberhasilan literasi bukan dari kemeriahan peringatan, melainkan dari perubahan hidup masyarakat.”















