
Penutupan Program Festival Kampung Literasi Metro 2024
Salam sejahtera dan salam bahagia Sobat Mina
Tabik Pun!
[Metro, 11 Oktober 2024 ] Seluruh rangkaian kegiatan Festival Kampung Literasi Metro 2024 telah resmi berakhir pada hari Jumat, 11 Oktober 2024. Acara penutupan dilaksanakan di Kampung Literasi Metro dan menjadi momen penting dalam merayakan capaian program literasi yang telah berlangsung selama festival ini.

Acara penutupan dihadiri oleh berbagai tokoh dan pejabat Stake Holder pemerintahan Di Metro di antaranya : Bapak Ngadiono, Lurah Kelurahan Mulyojati, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Metro, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Metro, Perwakilan dari Polsek Metro Barat, Erwin Wibowo perwakilan dari Balai Bahasa Provinsi Lampung, Ahmad Haerudin Ketua bidang Kemitraan Forum TBM Lampung, komunitas Literasi Kampung Dongeng Metro, Forum TBM Metro, Read Aloud Metro serta para pegiat literasi dari Kota Metro.
Acara ini menjadi penutup dari berbagai program yang digelar selama festival, yang tidak hanya mempromosikan pentingnya literasi di tengah masyarakat, tetapi juga memberikan ruang bagi para penggerak literasi untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan karya mereka. Keberhasilan Festival Kampung Literasi Metro 2024 diharapkan dapat terus menginspirasi dan memperkuat gerakan literasi di Kota Pendidikan, Metro, serta melibatkan lebih banyak masyarakat dalam membangun budaya literasi yang berkelanjutan.
GELAR KARYA – FLKM 2024 oleh Pustekom PKBM Ronaa MetroFestival ini sekaligus menandai pencapaian TBM Ronaa dan seluruh komunitas literasi di Metro dalam memperkuat jaringan literasi, yang diwujudkan melalui berbagai program diantaranya Peningkatan Kapasitas Penggerak Literasi, Jurnalistik dan Sosial Media Branding di Kemah Literasi Metro, Seminar Literasi Dini yang Membongkar teknis penulisan cerita anak, Membaca Nyaring dan Pemanfaatan Buku Bermutu, Mendongeng. Gelar Karya Membaca Nyaring dan Mendongeng, Penerbitan Buku, Bincang Buku dan Temu Penulis, serta penerbitan buku “Merawat Literasi di Kota Pendidikan―10 Kisah Gerakan TBM di Kota Metro.”

Erwin Wibowo menyampaikan “Kami sangat bangga dapat berkontribusi dalam program ini, yang melalui beragam kegiatan seperti Bincang Buku, Temu Penulis, Gelar Karya, Mendongeng, dan Membaca Nyaring, berhasil menyatukan berbagai elemen masyarakat untuk memajukan literasi. Khususnya, kami mengapresiasi penerbitan buku “Merawat Literasi di Kota Pendidikan―10 Kisah Gerakan TBM di Kota Metro,” yang merupakan buah karya dari pegiat literasi di Kota Metro. Buku ini tidak hanya menjadi bukti nyata hasil kerja keras selama festival, tetapi juga menjadi inspirasi bagi gerakan literasi di daerah lain.
Sebagai perwakilan dari Balai Bahasa Provinsi Lampung, kami berharap sinergi yang terjalin antara pemerintah, komunitas literasi, serta masyarakat dapat terus diperkuat. Program ini merupakan wujud nyata dari upaya kita semua dalam menjaga, memelihara, dan menumbuhkan budaya literasi di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus mendukung gerakan literasi yang berkelanjutan, yang diharapkan mampu menciptakan generasi yang kritis, kreatif, dan berwawasan luas. saya ucapkan selamat kepada TBM Ronaa dan seluruh pihak yang terlibat atas keberhasilan festival ini. Semoga kita dapat melanjutkan semangat ini dan terus mengembangkan literasi untuk masa depan yang lebih baik.” ucapnya.
Dengan berakhirnya festival ini, semangat literasi di Metro terus diharapkan untuk tumbuh dan berkembang, membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas. [Amin]
Dikelola Oleh Bidang Humas
Program Literasi Masyarakat
Program : @badanbahasakemendikbud
Penerima : @tbmronaa
Dikelola : @festivalkampungliterasimetro
Dukungan : @forum_tbm
Artikel lainnya :
- Festival Bahasa dan Sastra Lampung Timur 2026. Puisi Bukan Fosil, Melainkan Senjata Identitas“Festival Bahasa dan Sastra Lampung Timur 2026: Merajut Kata, Menjaga Identitas”
- Kenduri Literasi Metro 2026. Merawat Kata, Mengguncang Realitas“Merawat Kata, Mengguncang Realitas”
- Menjemput Mereka yang Terpinggirkan. Filsafat Pendidikan di Balik Sekolah Rakyat“Dari Keterbatasan, Lahir Gerakan: Menyalakan Lilin Pendidikan di Metro Kibang”
- Filsafat Sekolah dan Fatamorgana Karier. Membongkar Motivasi Semu di Balik Pendidikan Dasar-Menengah“Ijazah dianggap sebagai jimat sakti, padahal pasar kerja modern lebih percaya pada portofolio, pengalaman, dan kemampuan adaptasi dibandingkan lembaran kertas berstempel.”
- Pengangguran dan Tantangan Dunia Kerja di Era Modern“Suatu hari nanti, kamu akan melihat bahwa perjuangan yang pernah terasa berat ternyata membentuk dirimu menjadi lebih kuat”















