Kampung Literasi

Kampung Literasi Metro Ikuti Pameran Bazar Literasi Finansial Rakernas FK PKBM Se Indonesia
[ Bandar Lampung, 31 November 2022] Dalam upaya memasarkan produk – produk knowledge hasil olahan binaan kelompok usaha literasi finansial, Kampung Literasi Ikuti pameran bazar Literasi Finansial pada Rakernas FK PKBM Se Indonesia.
Kegiatan yang digelar di Hotel Nusantara Syariah Bandar Lampung pada tanggal 28 – 30 Oktober 2022 ini di Ikuti oleh seluruh utusan FK PKBM Se-Indonesia.
Dalam pameran kali ini, kampung Literasi menampilkan hasi olahan berupa, sayuran hidroponik, souvenir, dan olahan kudapan khas Lampung.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari Kampung Literasi Metro dalam memperluas pasar hasil olahan serta mengenalkan produk Lampung ke konsumen Nasional. [Pai]
Artikel Lainnya ;
- Mendekonstruksi Pemasaran. Workshop yang Menjawab “Mengapa” Sebelum “Bagaimana”Peran guru SMK dalam mencetak ‘filsuf-filsuf praktis’ yang menguasai cara kerja mesin-mesin ekonomi digital
- Festival Kampung Literasi Metro 2025 – Estetika sebagai Jalan Literasi, Menghayati yang Sublim dalam Puisi dan GerabahFestival ini adalah kritik terhadap dikotomi ilmu. Di sini, ilmu humaniora yang abstrak (puisi) dan ketrampilan tangan yang konkret (gerabah) berdialektika, menciptakan sintesis pengetahuan yang utuh dan membebaskan
- Kampung Literasi Metro Ikut Gerakan Kawasan Gaharu Lampung, Kolaborasi Ashoka Indonesia Bangun Ekosistem Pembaharu35 penggerak lintas generasi dan lintas iman mengikuti Workshop Penggerak Kawasan Gaharu Lampung
- Tutor PKBM Ronaa Ikuti Webinar Nasional Seri 2 HAI 2025: Belajar Membangun Ekosistem Literasi BerkelanjutanAgen perubahan terkuat seringkali berasal dari dalam komunitas itu sendiri. Mereka yang memahami realitas lokal secara mendalam memiliki kekuatan untuk memberdayakan dan menggerakkan masyarakat menuju kemandirian
- Perwakilan Kampung Literasi Metro hadir pada Lokakarya Literasi Digital Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Lampung“Literasi digital bukan sekadar kemampuan teknis, melainkan lentera yang menerangi jalan di tengah gelombang informasi. Seperti nelayan yang membutuhkan kompas, masyarakat butuh kecakapan digital untuk mengarungi samudera data tanpa tersesat.”
admin PKBM Ronaa
0
Tags :














