Proses yang Tak Bisa Ditawar : Polemik Pendidikan Instan dan Fleksibilitas yang Disalahpahami
“Proses tetap, model menyesuaikan. Itu bukan kekakuan, melainkan bentuk dukungan paling konkret dari negara.”
“Proses tetap, model menyesuaikan. Itu bukan kekakuan, melainkan bentuk dukungan paling konkret dari negara.”
PKBM Ronaa terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang inklusif, ramah, dan berkualitas bagi masyarakat Kota Metro yang ingin melanjutkan pendidikan di jalur nonformal.
“Pendidikan nonformal bukanlah ‘pilihan kedua’ ketika pintu formal tertutup. Pendidikan nonformal adalah kembali ke akar filosofi Minangkabau. ”alam takambang jadi guru”.
Belajar di luar tembok adalah tradisi yang membentuk fondasi bangsa ini.”
“Sahur itu ibarat sidang kabinet: ada yang serius, ada yang pura-pura dengar, dan ada yang tidur. Lalu saat adzan Maghrib, terjadi kudeta lunak—perut mengambil alih kekuasaan. Jangan-jangan, selama ini kita hanya korban dari konspirasi kolak dan takjil? Kalau begitu, saatnya otak kita kudeta juga: isi dengan ilmu digital, agar lapar ini punya arti.”
Senam dan bulu tangkis hanyalah gerak, tetapi kebersamaanlah yang membuatnya menjadi budaya
Implementasi Kebijakan Digitalisasi Pendidikan di Tingkat Akar Rumput.
“Merdeka adalah komitmen untuk terus belajar dan berkontribusi”
“Kopi, Literasi, dan Generasi Z: Dari Ngopi Sampai Mikir, Sebuah Trilogi Absurd yang (Mungkin) Bermakna”
“Kegiatan Pembelajaran gak harus di dalam ruangan—di alam terbuka pun ide-ide bisa mengalir lebih asyik!”
Menyikapi Pandangan Mendikdasmen tentang AI: Antara Kecerdasan dan Kejujuran
Saatnya Belajar Berpikir Kritis & Peduli Sesama bareng Ronaa
“Semoga hasil nggak ngingkarin proses. Tapi yang paling penting, kamu udah buktiin: semangat dan usaha nggak pernah sia-sia!”
Menjemput Masa Depan – Pendidikan Kesetaraan di Simpang Jalan




| S | S | R | K | J | S | M |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | |












Komentar Terbaru