
TBM Ronaa Dorong Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Kota Metro
Salam sejahtera dan salam bahagia Sobat Mina
Tabik Pun!
[Kota Metro, 11 Januari 2024] – Dalam rangka meningkatkan layanan literasi dan akses informasi bagi masyarakat, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Ronaa tengah melaksanakan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Program yang diinisiasi oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia ini bertujuan untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat kegiatan masyarakat yang inklusif, kreatif, dan berdaya saing. Taman Bacaan Masyarakat Ronaa Metro oleh Pustekom RonaaSebagai bagian dari upaya ini, TBM Ronaa telah menyusun berbagai program inovatif yang meliputi:
- Peningkatan Layanan Informasi: Memberikan akses informasi yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat.
- Pelibatan Masyarakat: Mengadakan berbagai kegiatan partisipatif untuk membangun keterlibatan aktif komunitas.
- Advokasi: Meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemerintah terhadap pentingnya literasi.
- Publikasi: Memperluas jangkauan informasi melalui media digital dan cetak.
- Laporan Pengunjung: Mencatat dan menganalisis data pengunjung sebagai bahan evaluasi untuk pengembangan layanan.
“Kami percaya bahwa perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk belajar, berkarya, dan berkolaborasi,” ujar Siswanto selaku Pengelola TBM Ronaa.
Melalui program ini, TBM Ronaa berharap dapat menciptakan perubahan positif yang signifikan bagi masyarakat Kota Metro, sehingga literasi menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk informasi lebih lanjut tentang program ini, silakan kunjungi TBM Ronaa di Instagram resmi atau hubungi kami melalui kontak yang tercantum.
Tentang TBM Ronaa :
TBM Ronaa adalah taman bacaan masyarakat yang berfokus pada pengembangan literasi di Kota Metro. Kami berkomitmen untuk memberikan layanan inklusif dan memberdayakan masyarakat melalui berbagai kegiatan berbasis literasi. [Amin Budi Utomo]
Artikel lainnya :
- Ramadhan 1447 H – Ketika Perut Kosong, Pikiran Liar, dan Kita Semua Jadi Filsuf Dadakan“Sahur itu ibarat sidang kabinet: ada yang serius, ada yang pura-pura dengar, dan ada yang tidur. Lalu saat adzan Maghrib, terjadi kudeta lunak—perut mengambil alih kekuasaan. Jangan-jangan, selama ini kita hanya korban dari konspirasi kolak dan takjil? Kalau begitu, saatnya otak kita kudeta juga: isi dengan ilmu digital, agar lapar ini punya arti.”
- Keutamaan Malam Nisfu SyabanNisfu Syaban
- TBM RONAA Ikuti Workshop Pemanfaatan Gim Papan untuk Penguatan Pendidikan Interaktif di Lampung TengahDalam mekanisme permainan, terdapat cermin bagaimana kita belajar tentang aturan, pilihan, konsekuensi, dan kerja sama—inti dari bagaimana kita memahami dan mengarungi kehidupan yang lebih luas
- Festival Kampung Literasi Metro 2025 – Estetika sebagai Jalan Literasi, Menghayati yang Sublim dalam Puisi dan GerabahFestival ini adalah kritik terhadap dikotomi ilmu. Di sini, ilmu humaniora yang abstrak (puisi) dan ketrampilan tangan yang konkret (gerabah) berdialektika, menciptakan sintesis pengetahuan yang utuh dan membebaskan
- DISPUSARDA KOTA METRO SELENGGARAKAN SOSIALISASI PENDATAAN PERPUSTAKAAN 2025, PERKUAT BASIS DATA LITERASI DAERAHInfrastruktur Literasi, Jembatan antara Akses dan Pemberdayaan.














