
TBM Ronaa Siapkan Program Festival Kampung Literasi Metro #2 Tahun 2022
[Metro, 12 November 2022] Dalam rangka bentuk syukur 16 tahun SPNF. PKBM Ronaa mengabdi di dunia Pendidikan Non Formal dan 1 Tahun pengabdian Kampung Literasi Metro, Festival Kampung Literasi Metro Tahun 2022 akan di gelar akhir November ini.

Tim Relawan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Ronaa melakukan rapat persiapan Festival Kampung Literasi Metro pada Sabtu, 12 November 2022 di Aula Pustekom PKBM Ronaa.
Rapat tersebut dipimpin oleh Rio selaku Penanggung Jawab. Dalam sambutanya Ia menyampaikan serta mereview beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan, serta program yang hendak di rencanakan. Selanjutnya diskusi mengerucut pada persiapan Festival Kampung Literasi Metro yang rencananya akan dilaksanakan pada akhir November Tahun 2022 ini.
Selain tasyakuran, gelaran kegiatan yang akan dilaksanakan antara Lain, Layanan Siniar, Lomba Mewarnai, Layanan mobil Perpustakaan Keliling, serta Tasyakuran. Adapun agenda layanan siniar akan mengundang Stakeholder Nasional sesuai bidangnya, serta lokal untuk mendorong tumbuh kembang literasi dan terwujudnya visi bersama Kota Metro sebagai Kota Literasi. [Pai]
Tim Kreatif Pustekom PKBM Ronaa
Foto : Ojan
Artikel Lainnya :
- Hari Aksara dan Gerakan Akar Rumput. Ronaa, Literasi, dan Masyarakat Pembelajar Sepanjang Hayat“Keberhasilan literasi bukan dari kemeriahan peringatan, melainkan dari perubahan hidup masyarakat.”
- Budaya FOMO di Kalangan Gen Z dan Dampaknya terhadap Kesehatan MentalMasa depan bukan sesuatu yang ditunggu, melainkan sesuatu yang diciptakan dengan keberanian dan kerja keras
- Ketika Validasi Media Sosial Menjadi Ukuran KebahagiaanPercayalah pada proses, karena setiap langkah yang dilakukan dengan niat baik akan mengantarkanmu menuju masa depan yang lebih indah
- Kiprah Tri Sujarwo dalam Pelestarian Bahasa Daerah melalui Dongeng dalam Rilis Surat Kabar KOMPASDongeng adalah dekonstruksi keakraban, ia mengembalikan anak pada bahasa ibunya, dan bahasa pada ingatan kolektif yang terlupakan.
- Mendekonstruksi Pemasaran. Workshop yang Menjawab “Mengapa” Sebelum “Bagaimana”Peran guru SMK dalam mencetak ‘filsuf-filsuf praktis’ yang menguasai cara kerja mesin-mesin ekonomi digital















