
Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Ronaa ikuti Diseminasi Gerakan Literasi di Provinsi Lampung
Salam sejahtera dan salam bahagia selalu Sahabat Diktara
Tabik Pun!
TBM Ronaa menjadi salahsatu utusan yang di kirim Forum TBM Metro untuk mengikuti kegiatan Diseminasi Gerakan Literasi di Provinsi Lampung yang digelar Forum TBM Lampung bersama Kantor Bahasa Lampung.
Kegiatan ini merupakan rangkaian acara dari perayaan bulan bahasa yang diadakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Lampung yaitu, mengadakan seminar bertajuk ‘Diseminasi Gerakan Literasi di Provinsi Lampung’ pada Kamis (20/10/2022).

Bertempat di Jaya Bakery Cafe, acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor Bahasa Lampung, Desi Ari Pressanti, S.S., M.Hum sekaligus memberikan sambutan.
Dalam sambutannya, Desi menyampaikan bahwa program seminar ini merupakan salah satu program unggulan Kantor Bahasa Provinsi Lampung untuk sama-sama bersinergi meningkatkan budaya literasi di Provinsi Lampung ini.
Hal itu selaras dengan materi yang disampaikan pada sesi pemaparan materi oleh narasumber berlangsung. Dari 6 jenis literasi, Kantor Bahasa Provinsi Lampung menitikberatkan pada literasi baca dan tulis.
“Jadi dari sekian banyaknya jenis literasi, Kantor Bahasa Provinsi Lampung bergerak lebih banyak di literasi baca tulis,” ungkap Desi Ari Pressanti, S.Sos., M.Hum.
Tanpa adanya kemampuan membaca dan menulis, maka literasi lainnya pun akan sulit dicapai seperti literasi finansial, literasi numerasi, dan literasi sains.
Selain dari Kepala Kantor Bahasa Lampung, seminar juga dipandu oleh Amin Budi Utomo Bidang Komunikasi Publik Forum TBM Lampung, serta menghadirkan 2 (dua) narasumber lainnya yakni H. Ade Utami Ibnu, S.E (Anggota Komisi IV DPRD Prov. Lampung) dan Edi Kurniadi (Kanwil Kemenkumham Lampung).
Ketiga narasumber memaparkan peran dari masing-masing institusi dalam gerakan literasi. Kantor Bahasa Lampung yang fokus dalam bidang bahasa melalui literasi baca dan tulis, DPRD dalam perannya sebagai lembaga legislatif menerima suara pegiat literasi, dan Kemenkumham dalam hal legalitas komunitas literasi.
Semuanya bersinergi untuk kemajuan dan perluasan daerah ramah literasi di seluruh daerah di Lampung.
Bekerjasama dengan Forum TBM Lampung, Kantor Bahasa Lampung mengundang peserta seminar dari Perpusda Provinsi Lampung dan pegiat literasi berbagai daerah. Pegiat literasi Bandar Lampung, Lampung Timur, Metro, Tanggamus, Lampung Utara, Tulang Bawang, Mesuji, Pesisir Barat, Way Kanan, dan Lampung Barat.
Acara yang dilaksanakan secara kolaborasi dengan Forum TBM Lampung ini, dimulai pada pukul 09.00 WIB selesai pukul 11.30 WIB. Ditutup dengan penandatangan MoU antara Forum TBM Lampung dengan Kantor Bahasa Provinsi Lampung.
Masih di hari yang sama, pukul 13.00 dilanjutkan dengan acara Sosialisasi Pemetaan Jumlah Komunitas Literasi di Provinsi Lampung.


Dalam sosialisasi, Erwin Wibowo perwakilan dari Kantor Bahasa Provinsi Lampung mengharapkan agar komunitas literasi di seluruh Lampung dapat terdata dengan mengisi borang yang telah disediakan.
Data tersebut akan sangat berperan bagi komunitas literasi, contohnya saat akan ada hibah buku dan hibah dalam bentuk lainnya)* [Ambar]
*) Relawan TBM Ronaa dan Sekertaris Forum TBM Metro
Artikel lainnya :
- Kampus, Perubahan, dan Proses Menjadi Manusia yang Utuh“Menjadi kuat bukan berarti tahu segalanya atau tak pernah hancur. Kekuatan adalah kemampuan untuk bangkit lagi.”
- UPK 2026 PKBM : Komitmen Meningkatkan Kualitas Pendidikan KesetaraanPeningkatan mutu pendidikan nonformal.
- PKBM Bukan Kampung Dungu. Menepis Stereotip dengan Logika, Bukan Gengsi IjazahStunting, PKBM, dan Nasib: Selamat Datang di Sirkus Bonus Demografi ala Indonesia
- Kolaborasi “Berembuk Rasa Jilid II” Hadirkan Dua Pementasan Teater di Kota Metro, Sanggar Kakasi Sampaikan Apresiasi“Berembuk Rasa Jilid II bukan sekadar panggung pertunjukan, tetapi ruang hidup bagi ide, rasa, dan kolaborasi yang menjaga napas teater tetap menyala di Kota Metro.”
- April 2026. Peringatan untuk Pejuang Kejar Paket A, B, C – Jangan Sampai Informasi Ujian Pendidikan Kesetaraan Terputus!“Dalam pendidikan kesetaraan, informasi adalah nadi. Terputusnya informasi dari sekolah sama saja memutus nafas perjuanganmu. Garis bawahi tanggal, jadwal, dan lokasi ujian Paket A, Paket B, Paket C. jadikan itu sebagai peta menuju kelulusan.”














