
Kaos Hitam yang Mencerahkan: Kampanye Literasi yang Unik
Salam bahagia dan salam sejahtera Sahabat
Tabik Pun!
Dalam ramainya dunia fesyen, suatu kaos hitam mungkin tidak menarik perhatian sebanyak kaos dengan corak atau warna cerah. Namun, apa jadinya jika kaos hitam itu tidak sekadar pakaian biasa, melainkan menjadi simbol dari pergerakan literasi yang memikat hati?
KAMPANYE LITERASI 2023 oleh Pustekom PKBM RonaaKaos hitam ini adalah lebih dari sekadar kain yang menutupi tubuh; ia adalah representasi dari dunia batin yang ingin terbuka lebar melalui pembacaan. Dengan sederhana dan elegan, kaos hitam ini bukan hanya pakaian, tetapi juga ‘lambang’ gerakan literasi yang memancarkan daya tarik luar biasa.
Kampanye “Kaos Hitam” ini adalah perwujudan dari semangat untuk menyebarluaskan pesan bahwa literasi tidak terbatas pada penampilan luar, tapi lebih pada kekayaan pikiran yang dapat ditemukan melalui buku-buku dan pengetahuan yang mereka bawa.
Dalam kampanye ini, setiap individu yang memakai kaos hitam memiliki kesempatan untuk menjadi duta kecil yang membawa pesan tentang pentingnya membaca, belajar, dan menjelajahi dunia melalui kata-kata.
Kaos hitam ini, melalui simbolnya, mengajak masyarakat untuk mengangkat literasi sebagai bagian dari identitas mereka. Baik di kampus, di jalan raya, di kantor, atau di rumah, kaos hitam ini akan menjadi tonggak pergerakan literasi yang menginspirasi.
Dari luar, kaos hitam mungkin nampak sederhana, tapi pesan di baliknya jauh lebih dalam: “Bacalah, pelajari, dan bagikan pengetahuanmu.” Bersama, mari kita memeriahkan dunia dengan mengenakan kaos hitam yang mencerahkan pikiran dan hati kita.
Di acara JAMBORE NASIONAL MACI KE-XXVIII 11 – 12 November 2023 di Kota Metro Provinsi Lampung, SPNF PKBM Ronaa (TBM Ronaa – Kampung Literasi Metro) beserta Forum TBM Kota Metro berkolaborasi dengan MACI Kota Metro dapat menjadi titik awal yang inspiratif bagi penggabungan dua dunia yang pada pandangan pertama mungkin berbeda, tetapi sebenarnya memiliki kesamaan dalam semangat memperkaya kehidupan masyarakat. Yuk jangan sampai gak hadir. [Admin]
Bacaan lainnya :
- TBM Ronaa Metro Jadi Narasumber pada Lokakarya Pengembangan Program Penggerak Literasi Provinsi LampungSinergi dalam literasi bukan soal siapa yang memimpin, melainkan siapa yang bersedia berjalan bersama
- Mendekonstruksi Pemasaran. Workshop yang Menjawab “Mengapa” Sebelum “Bagaimana”Peran guru SMK dalam mencetak ‘filsuf-filsuf praktis’ yang menguasai cara kerja mesin-mesin ekonomi digital
- TBM Ronaa ikuti Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi SosialDari Gudang Buku ke Agora Modern, Perpustakaan sebagai Ruang Publik yang Memerdekakan.
- Outing Class – Menyemai Literasi Melalui Workshop Menulis Cerita Anak di Festival Literasi Kaliptra 2025“Jangan tanyakan apa yang literasi berikan padamu, tapi tanyakan apa yang bisa kamu berikan untuk literasi. Karena setiap langkah kecil hari ini adalah lompatan peradaban esok hari.”
- TBM Ronaa Ikuti Semesta Buku Gramedia di Bandar Lampung“Literasi bukan perjalanan sendirian—ia tumbuh dalam pertemuan, berbagi cerita, dan semangat yang menyebar dari kota hingga kampung.”














