
Observasi Pemanfaatan Sistem Jaringan Internet oleh Mahasiswa Ilmu Komputer di PKBM Ronaa Kota Metro
Salam sehat dan salam bahagia selalu
Tabik pun!
Pendidikan tidak lagi terbatas pada dinding-dinding kelas formal. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Ronaa di Kota Metro menjadi saksi perubahan signifikan dalam pemanfaatan teknologi, khususnya sistem jaringan internet, untuk meningkatkan akses pendidikan. Mahasiswa dari Jurusan Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Metro telah melakukan observasi mendalam untuk menyelami bagaimana teknologi membuka pintu peluang di dunia pendidikan non formal (25/9/2023).
DOKUMENTASI OBSERVASI TEKNOLOGI INFORMASI oleh Pustekom PKBM RonaaMengamati setiap sudut PKBM Ronaa, mahasiswa ilmu komputer mencatat dampak positif dari pemanfaatan sistem jaringan internet. Salah satu pencapaian utama adalah peningkatan akses informasi bagi peserta didik dan tenaga pengajar. Dengan konektivitas yang andal, materi pembelajaran, sumber daya pendidikan, dan informasi terkini dapat diakses dengan cepat dan mudah.
Keberadaan mahasiswa ilmu komputer tidak hanya sebagai pengamat tetapi juga sebagai agen perubahan. Ini menciptakan lingkungan yang inklusif di mana semua pihak dapat memahami dan memanfaatkan potensi positif dari teknologi.
Selain itu, observasi juga mencatat peran sistem jaringan internet dalam memperluas cakupan pembelajaran. Mahasiswa dapat menyaksikan bagaimana PKBM Ronaa berhasil mengintegrasikan pembelajaran daring, memungkinkan warga belajar untuk belajar di mana saja dan kapan saja. Hal ini menjadi solusi efektif untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat yang memiliki jadwal yang fleksibel.
Namun, tentu saja, tantangan juga dihadapi. Dalam observasi mereka, mahasiswa ilmu komputer menyoroti beberapa masalah teknis dan infrastruktur yang perlu diperbaiki. Meskipun demikian, upaya bersama dari mahasiswa, tenaga pengajar, dan pihak PKBM Ronaa dalam mengatasi kendala ini menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Penjelasan diatas tidak hanya menjadi refleksi tentang bagaimana teknologi dapat mengubah wajah pendidikan non formal di PKBM Ronaa, tetapi juga sebagai panggilan untuk lebih banyak kerjasama antara dunia pendidikan dan teknologi. Mahasiswa ilmu komputer tidak hanya menjadi saksi, tetapi juga pendorong perubahan. Dengan kolaborasi yang kuat, masa depan pendidikan di PKBM Ronaa dan lembaga sejenisnya akan semakin cerah, memastikan bahwa pendidikan berkualitas dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat. [Admin]
Bacaan Lainnya :
- Kampus, Perubahan, dan Proses Menjadi Manusia yang Utuh“Menjadi kuat bukan berarti tahu segalanya atau tak pernah hancur. Kekuatan adalah kemampuan untuk bangkit lagi.”
- UPK 2026 PKBM : Komitmen Meningkatkan Kualitas Pendidikan KesetaraanPeningkatan mutu pendidikan nonformal.
- PKBM Bukan Kampung Dungu. Menepis Stereotip dengan Logika, Bukan Gengsi IjazahStunting, PKBM, dan Nasib: Selamat Datang di Sirkus Bonus Demografi ala Indonesia
- Kolaborasi “Berembuk Rasa Jilid II” Hadirkan Dua Pementasan Teater di Kota Metro, Sanggar Kakasi Sampaikan Apresiasi“Berembuk Rasa Jilid II bukan sekadar panggung pertunjukan, tetapi ruang hidup bagi ide, rasa, dan kolaborasi yang menjaga napas teater tetap menyala di Kota Metro.”
- April 2026. Peringatan untuk Pejuang Kejar Paket A, B, C – Jangan Sampai Informasi Ujian Pendidikan Kesetaraan Terputus!“Dalam pendidikan kesetaraan, informasi adalah nadi. Terputusnya informasi dari sekolah sama saja memutus nafas perjuanganmu. Garis bawahi tanggal, jadwal, dan lokasi ujian Paket A, Paket B, Paket C. jadikan itu sebagai peta menuju kelulusan.”














